Selasa, 22 Mei 2012

Hutan Gunung Walat

Selama di Bogor enggak pernah denger yang namanya gunung walat. hehe #norak. But, emang bener ini bukan gunung -____- tp bukit heii..

Tempat ini juga bukan hutan ternyata..hahaha #lalu kenapanya HUTAN GUNUNG WALAT?? hutan bukan gunung bukan..hahaha


Oke ternyata ini tadinya sebuah hutan gundul alias tanah yang tidak terawat enggak ada pohon atau apa pun. Dan pada saat itu, IPB yang masih jadi satu sama UI itu (40 tahun lalu) memiliki inisiatif untuk menanam tanah tersebut dengan beberapa tanaman agathis (damar), pinus dan puspa. Dan kini semua tanaman tersebut tumbuh besar dan karena tidak ada pola tanam yang rapih dan sembarang, kini semua pohon-pohon itu seperti hutan. Dan sesuai keputusan presiden kini wilayah tersebut menjadi hutan pendidikan (hutan buatan).
Bukan hanya itu, kini hutan ini bisa dirasakan juga lho oleh masyarakat sekitar dengan mengambil manfaat dari getah pinus dan agatis sebagai mata pencaharian tambahan. Sekali lagi hutan ini bukan profit oriented lho (tegas bapak budi kepala pengurusnya). Tujuan hutan ini benar-benar sebagai penghijauan. Beberapa kayu yang dapat dimanfaatkan jika pohon-pohon memang sudah rubuh (akibat sudah tua) dan bukan karena sengaja ditebang.
Luas wilayahnya kurang lebih 359 Hektar. Dan disana tersedia penginapan baik untuk mahasiswa yang ingin penelitian maupun sekedar rekreasi. Rupanya tempat ini sudah dikenal mancanegara juga lho banyak mahasiswa asing yang mampir untuk mengadakan penelitian setiap tahunnya khususnya mahasiswa jurusan kehutanan. Hahaha. Dampaknya bagi mahasiswa IPB sendiri kalo kesini buat rekreasi cuma bayar konsumsinya aja lho.hehe (asik kan??haha)


Lagi-lagi otak gue udah sensitif banget lihat lanskap-lanskap alami. Keren banget dan bapaknya bilang juga banyak ko mahasiswa lanskap yang penelitian disana. (Referensi tuh...) PDKT kemaren sama bapaknya..haha.

Tema Fieldtrip IAAS tahun ini adalah KEHUTANAN. Banyak pembelajaran banget yang didapat yaitu wawasan hijau dan bagaimana proses menyadap getah pinus dan damar. Dan kami tracking hutan entah itu berapa kilometer (pinggang berasa mau copot) Haha. But over all it's nice experience..




Ice Breaking

Sharing antar member


Breakfast

Ini bagian foto terekstrim masih sempet bs ngambil foto
 padahal jalannya -____- parah licin dan enggak ada bentuk.
Alhamdulillah enggak apa-apa. :D 





NB: Kalo kesana bawa sepatu siap kotor. Bisa sih pake sandal tapi kaki jadi gatal-gatal karena bisa langsung menyentuh kulit..

Kamis, 17 Mei 2012

Perbedaan


Ketika semua orang belajar desain, menggambar dll tentang seni.. dia belajar memahami tanaman. Kemudian aku bertanya,"kok baca ginian?" dia cuma jawab sambil tertawa "Seru lho belajar tanaman"

Ketika semua orang belajar desain, menggambar dll tentang seni.. dia belajar sirkulasi hidrologi.
Kemudian aku bertanya,"kok baca ginian?" dia cuma jawab sambil tertawa "Seru lho belajar hidrologi"


Ketika semua orang belajar desain, menggambar dll tentang seni.. dia belajar dan gila sama gambar komiknya
Kemudian aku bertanya,"kok malah gambar ginian?" dia cuma jawab sambil tertawa "gue suka"


Ketika semua orang belajar desain, menggambar dll tentang seni.. dia malah seneng sama dunia tulis menulis
Kemudian aku bertanya,"kok malah suka sastra?" dia cuma jawab sambil tertawa "kayaknya bakat gue disini"


Catatan:


Jadi beda itu kadang penting. Because everyone has special character...

Usaha

"Kalo lahir dalam miskin itu enggak apa-apa, tetapi kalo mati dalam keadaan miskin itu baru bego"
Someone, 2012. (maaf ya kasar..)

Gue salut banget sama orang yang berusaha keras memperbaiki sesuatu, punya mimpi dan menghargai orang lain. Dan rasanya ketika orang melihat usahanya itu terlihat sedikit bodoh dan ada celaan di dalamnya, gue cukup tersenyum. "Don't look it now, look him at future.."

Karena enggak ada yang tahu ke depan akan bagaimana.

Catatan:
Berjalanlah keluar dari zona aman kemudian kamu akan melihat sesuatu yang berbeda.

Menghargai hasil karya orang lain

Pernahkah kita berpikir siapa petani yang membuat beras yang kita makan sehari-hari? Malahan kita sering lupa siapa yang membuat nasi itu hingga sudah ada di depan mata kita. Menurut gue membiasakan berkata "terima kasih" itu penting banget. Ya walaupun setiap orang melakukan sesuatu untuk orang lain semata-mata ikhlas tetapi kata "terima kasih" adalah bentuk sikap kita menghargai orang lain.

Hal-hal kecil yang kadang terlupakan tetapi penting untuk dilakukan