Minggu, 19 Juni 2011

Genggam awan itu...

Mari genggam awan..
Padahal kau tahu awan itu begitu tinggi.
Sedangkat tinggimu saja hanya satu per ribuan..
Bisa dibayangkan ketika kau berdiri berapa puluh anak tangga yang kau butuhkan?
Tapi kenapa kau begitu bersemangat,
padahal kau tahu itu jauh sekali.

Semangatmu itu menaikkan mu ke ratusan anak tangga.
Usahamu membuatmu jauh naik lagi mungkin sudah ribuan.
Ketekunan dan kegigihanmu membuatmu sudah naik berjuta-juta anak tangga.
Lalu apakah kini kau masih orang yang jauh dengan genggaman awan?
Ayo, genggam awan itu.
Semua itu dekat...

Love dormitory...

Waaaaah cekout asrama selesai.. Hiks.
Dulu orang-orang disuruh nginep di asrama. Sekarang diusi-usir keluar.hahaha. Kocaknya..

Asrama membuat banyak pengalaman lho. Ketahuan yang selama ini manja sama orangtuanya, mandiri banget, cuek, berantakan dan lain-lainnya. Tapi semua itu proses. Pembelajaran yang dahsyat deh. Lucu kalau dipikir kamar ukuran 3x4 untuk empat orang. Eits, tapi di kamarku 5 orang lho.hhehehee. 1 orang penyelundup.wakakak. Pasti sempit banget. Ya alhamdulillah semua lancar sampai akhir.

Awalnya susah banget adaptasi untuk belajar. Ngobrol pasti permasalahannya. Apalagi cewek. pasti enggak ketolongan kalau buat nge-gossip. Hahaha. Kacau deh itu.

Kenal banyak orang. Nah itu indahnya. Persaudaraan itu bagai virus. Membelah dan terus membelah. Makin banyak orang yang kita temui, itu yang memnjadi saudara kita, Makin banyak orang yang kita temui, semakin mengerti banyak perbedaan di lingkungan. Belajar menerima perbedaan itu lebih tepatnya.

Berjualan. Nah itu pembelajaran yang sangat berharga. Berjualan donat, pulsa dll membuat aku tau beberapa karakteristik teman-teman sekitar dan jadi kenal yang belum dikenal.hehehe. Oia asrama juga sebagai wadah penyalur bakat juga lho. Ada yang bakat MC, setiap acara asrama dia MCnya. Ada yang bakat jualan, bisa jualan. Dan lapaknya muantep tenan, apa yang dijual insya allah laku.hehehe. Pengalaman sekali sepertinya.hahahahaha


Acara-acara asrama yang menjengkelkan pasti di lubuk hati hati yang terdalam, sangat dirindukan. Bukan acaranya juga, tapi paksaan dari Bu rt, SR dan beberapa pihak yang membantunya membuat memori otak kita menjadi sebuah memoriam.

Jam malam. Yah ini nih yang paling menjengkelkan. Eits, semua yang menjengkelkan pasti menoreh di hati. Walaupun mulut sudah berbusa untuk membicarakannya. Memori itu masih lengkap terekam dalam hati. Jam malam adalah jam batas masuk asrama yaitu jam9 teng! Lari-lari takut satpam menutup gerbang, ketangkap manjat gerbang, diambil KTM dll... Hahahhaa. Kocak deh.

Mati air nah masalah pualing rumit. Bayangin aja, air asrama mati seharian. Bisa kebayang gimana repotnya ratusan orang mau mandi dengan kapasitas kamar mandi yang terbatas gara-gara air mati. Ngomel-ngomel sambil nunggu atau milih diam tapi ga mandi? hahahaa. Wuaduh, puarah lah repotnya. Belajar menghemat air yah itu bisa ambil.hehehe.


Dan kebersamaan itu membuat perbedaan begitu nyata.
Semua batasan tiap gradasi warna terlihat sangat jelas.
Sampai aku di ujung ketujuh warna pelangi yang begitu menawan.
Hingga sulit aku lepas..
Kini aku menuju ribuan gradasi warna yang indah dan penuh makna di putaran roda yang semakin dahsyat..
Semangat!

Jumat, 17 Juni 2011

Galau

Galau?
Sebuah kata yang sering banget denger di kuping. G A L A U. Galau is confuse.Haahahaha..
"Ababil banget sih lo.."
Itu juga rentetan yang seiring gue denger kemaren.
"Andilau"
ANtara DILema dan galAU.. ini lagi baru..

Waduh,banyaklah kata-kata gaul yang lagi top ten banget sama mulut remaja sekarang. Agak berlebihan sih menurutku. But, what ever would you say. Tapi jangan sampe ya buat remaja sekarang menjadi semakin ikut-ikutan orang. Jangan jadi bangsa yang ikut-ikutan tapi harus yang diikuti.

Senin, 06 Juni 2011

Jagalah hatiii jangan kau kotori

Jagalah hati, jangan kau kotori...
Jagalah hati, lentera hidup ini....
Hahahaa. Ingat lagu itu?

Hati itu tipis begitu juga sama perasaan. Makanya simpan baik-baik kuncinya. Perasaan sedih bahagia bisa dengan mudah berubah. Yah, namanya juga manusia. Manusia itu labil. Dan labil enggak bisa dilihat dari umur lho. Ada yang masih muda justru lebih dewasa dibanding yang lebih tua. Akan tetapi faktor lingkungan yang membawanya seperti itu. Coba lihat teman-teman sekitar kita yang hidup di lingkungan serba ada dan bisa mendapatkan apa pun yang ia inginkan saat itu juga. Kemudian coba lihat teman kita yang sederhana sekali dan untuk membeli seteguk es di warung ia harus mengamen atau bekerja dahulu. Lalu sifat mana yang akan lebih dewasa? Jadi jangan lihat seseorang dari umurnya. Hormati setiap orang yang di depan kita. Entah itu anak kecil sekalipun. Jangan merasa diri lebih baik. Karena coba kita lirik kembali kalimat pertama tadi. Hati itu tipiiiiiis jadi perasaan sombong atau tinggi hati bisa menyerang setiap orang dimana dan kapanpun ia berada. Banyak-banyak bersyukur atas apa yang telah didapat. Belum tentu ada orang lain yang seberuntung seperti halnya apa yang didapat sekarang.


Yuuuk coba tengok sedikit film mario teguh edisi 5 juni 2011 kemarin.





Oke nice day today...